Home » Opini

Saya jatuh cinta dengan film ini

19 May 2010 73 Comments

Kamu suka dengan film India? Saya nggak! Hehehe…sorry to say, tapi menurut saya film India itu terlalu berlebihan alias lebay. Rasanya di dunia nyata sulit untuk menemukan orang yang bisa bernyanyi sambil menari setelah ditinggal kawin, atau ada hujan deras datang dalam hitungan detik padahal sebelumnya matahari lagi terang benderang layaknya yang biasa disajikan film India.

Itu pula kenapa saya jarang banget nonton film India dan kalau pun nonton jarang bisa bikin saya suka dengan filmnya. Bahkan film sekelas slumdog millioner yang menang banyak penghargaan saja gak bisa bikin saya terkesan.

Tapi toh rasa penasaran yang akhirnya bikin saya menonton film berjudul “3 idiots”. Agak sedikit terlambat memang karena film ini sudah lama beredar. Tapi saya baru tahu kemarin waktu membaca berita tentang film India paling laku sepanjang sejarah. Dan ternyata pemenangnya adalah film besutan tahun 2009 ini.

3 idiots

3 idiots

Makanya, saya akhirnya putuskan untuk menontonnya (hasil download dari internet). Tiga menit pertama film ini langsung mampu menarik perhatian saya, terasa nuansa yang berbeda dari film India lainnya. Scene demi scene saya lewati dengan rasa penasaran, lucu, dan sekaligus kekaguman. Saya pun akhirnya jatuh cinta dengan film ini.

Memang ini filmnya tentang apa toh? Genrenya adalah film komedi, tapi bukan tipe komedi slapstik. Komedi yang diusung ini sangat cerdas, hingga bisa membuat kita tertawa sambil berdecak kagum.

Ceritanya sendiri berpusat pada seorang bernama Rancho, seorang mahasiswa teknik di sebuah universitas paling terkenal di India. Anak ini sangat cerdas, tapi punya pikiran dan naluri yang unik. Ia sangat membenci pendidikan yang hanya memikirkan soal prestasi, rangking dan nilai. Menurutnya pendidikan harus membuat orang lebih baik, harus menimbulkan hasrat seseorang, dan bukan diukur dari nilai-nilai ujian. Sayangnya di universitas terbaik itu, sistem pendidikannya sangat menjunjung tinggi prestasi. Bahkan banyak muridnya yang bunuh diri karena merasa tidak mampu. Konflik inilah yang membuat film ini menjadi hidup.

Saya kasih contoh adegan menarik dimana sang rektor yang sangat galak, memamerkan sebuah Pulpen kepada semua murid baru. Pulpen itu adalah pulpen hasil riset Badan Antariksa, karena di luar angkasa pulpen biasa tintanya tidak mau keluar karena gravitasi nol dan hampa udara. Akhirnya dengan biaya riset jutaan dollar para insinyur handal menciptakan pulpen canggih tersebut.

Si rektor memperoleh pulpen itu dari dosennya dulu karena Ia adalah murid genius. Dan Ia dipesankan untuk memberikan pulpen istimewa lambang supremasi kesempurnaan tersebut jika ia menemukan murid yang lebih cerdas dari dirinya. Ia pun lantas bertanya kepada seluruh mahasiswa baru, siapakah yang ingin dan merasa berhak mendapatkan pulpen itu.

Dan semua mahasiswa pun bersaing untuk mengacungkan jari lebih dulu. Kecuali satu orang, yaitu Rancho! Alih-alih ia malah bertanya kepada sang rektor:

“Pak, kalau di luar angkasa sana pulpen biasa tidak bisa digunakan…kenapa para astronot tidak menggunakan pensil saja? Dengan begitu sepertinya akan hemat biaya riset jutaan dollar”

Si rektor pun hanya bisa terdiam, dan berjanji akan memberikan jawabannya kelak!

Nah, dialog-dialog macam beginilah yang bertebaran di seluruh filmnya. Apalagi setiap scene dari film ini berkaitan satu dengan yang lainnya. Tidak ada adegan yang muncul tanpa ada kaitan dengan ceritanya yang lain.

Rasanya pas betul menonton ini di tengah carut marutnya sistem pendidikan kita. Saya tidak begitu ahli dalam membuat referensi film, tapi percaya deh this movie is highly recomended. Saya pribadi sangat ingin anak saya menonton film ini jika ia deawasa kelak. Sehingga ia akan menjadi orang yang haus ilmu dan bukan hanya orang yang haus prestasi belaka. I love this movie! All iz well!

Popularity: 11% [?]

73 Comments »

  • wongiseng said:

    Rasanya ini film India pertama yang saya tonton sampai habis tanpa bosan dan mengeluh dengan tari-tarian :) ) Habis itu terus My Name is Khan juga sangat menyentuh, ditunggu reviewnya :P

  • gardino (author) said:

    @wongiseng: nah kalau My Name is Khan saya belum nonton kang… :D

  • arif said:

    saya juga terkesima dgn film tersebut, suruh nonton berkali2 aja mau..keren bener yg punya ide cerita…di Ina masih jarang euy kyk gt

  • Bupil.com said:

    Okede, ntar di donlot juga ah

  • daniel said:

    salam kenal
    kunjungan perdana
    keren tu filmnya
    aq kemarin baru nonton
    salam persahabatan

  • richo said:

    aku malah belum nonton nih film, kliatane menarik juga….. nyari dvd nya dulu :)

  • Yessi said:

    waahh..jadi penasaran! cari dimana ya dvd nya?

  • julie said:

    yahhh pilem india
    mau kekmana juga bagusnya males ahh nonton :p

  • zee said:

    Saya belum pernah nonton film ini. Tapi saya sih percaya dengan sutradara film India, karena mereka selalu serius bikin film. Biarpun ada nangis, dan menari, tapi itu kan memang ciri khas India ya. Jadi film India jelas memang bagus.

  • bundadontworry said:

    film india lainnya ‘My name is Khan” juga bagus Mas Krim
    coba tonton deh, pasti kesannya mirip sehabis nonton ’3 idiots’ ini ( bukan promosi lho ) :d
    salam

  • aming said:

    wah…ane malah baru tau niy,
    maklum telat dapet infonya,….

  • gardino (author) said:

    @arif: saya juga udah dua kali nonton… :D

    @daniel: hehehe..keren yah

    @richo & @yessi: kalo saya sih…hasil download aja

    @julie: nah…jangan begitu kak julie…saya juga tadinya mengeneralisir…tonton dulu…kalau ndak suka…balik lagi kesini… :D

    @zee: hehehe…saya biasanya gak suka dengan nangis-nangisnya…tapi yang satu ini malah beda…

    @bundadontworry: hehehe…iyah nanti saya tonton bunda

    @aming: saya juga termasuk telat koq… :D

  • JEJAK ANNAS said:

    hadoh, saya mah baru bisa nikmati film-film FTV tea eung. lumayan lah dari pada sinetron lebay itu

  • boneth said:

    yang ini, yang My Name is Khan, dua2nya blom saya tonton..
    pdhl dipidi bajakannya udeh saya beli dari kapan tau..
    tp entahlah..
    blom pengen buat nonton.. :) ) :) )

    tp setelah baca ripiewnya.. saya jadi pengen nonton lagi nih…

    hehehe

    makasih ripiewnya..

    nanti anak saya bgtu kluar tak kasih nonton ini jg deh :P

  • Tour, Food, and Health said:

    aku pun suka banget dengan pilem ini, karena dibangun dengan natural, meski ada scene-scene yang lebay…over all, this movie is good

  • gardino (author) said:

    @boneth: asal pas keluar anaknya gak joget-joget aja mba…

    @tour: paling tidak tingkat kelebayannya minimlah kalo menurut saya…

  • hanifilham said:

    belum nonton… mau nonton udah sewa kasetnya. hehe.

  • gardino (author) said:

    @hanifilham: kayak jaman dulu sob…masih pake kaset… :D

  • camera said:

    bikin penasaran…
    pengen cari DVDnya…
    kasih info donk…
    makasih ya infonya….

  • gardino (author) said:

    @camera: saya juga download doank diinternet koq…

  • melly said:

    waahh..baru pertama kali ini masuk blog ini :)
    theme nya mengingatkan aku dengan D :D
    keren banget

  • gardino (author) said:

    @melly: selamat datang melly…biasanya kita bertegur sapa di blogdetik yah… :D

  • darahbiroe said:

    sepertinya
    aku sudah pernah menonton film ini
    hehhe
    tidak ngebosenin kok
    :D

  • antokcupu said:

    koplakkk
    meski film india tapi bagus
    :D

  • yasiin said:

    pengin cari DVDnya ^^!

  • ais ariani said:

    hueeh.. passss banget . tadi aku lagi nontonpilem ini. tapi ketiduran. adegan yang terakhir sebelum tidak sadarkan diri adalah pas Rancho ngerjain seniornya yang mau pipis di depan kamar.
    hueleeeh….
    jadi smakin penasaran ama pilem ini..

  • gardino (author) said:

    @ais ariani: jiaahh…itu mah filmnya baru mulai mba… :D

  • anjari umarjianto said:

    saya termasuk yang apatis dg film india. tapi dari review sampean kok saya jadi tertarik ya.
    tks kang..

  • gardino (author) said:

    @anjari: mari kang…mudah-mudahan setelah menonton kang anjari bisa bikin review yang lebih komprehensif… :D

  • Joko said:

    Baca resensi filmnya dari mas Gardino jadi pingin nonton filmnya. He2

    Hem, cerita pencil itu sisi moralnya sangat menarik. Kadang kita terlalu berpikir yang rumit-rumit, canggih, tekno dan jauh kedepan padahal ada cara sederhana yang luput dari pengamatan kita yang bisa dijadikan untuk solusi masalah. Bukankah begitu?

  • ndop said:

    mungkin pulpennya musti dipompa dulu, biar ada tekanan dari dalam… jiah gitu aja kok memerlukan penelitian jutaan dolar ya?? hahahahahah….

  • cefer said:

    wah2 saya blum nonton neh filmnya..
    patut di coba..
    ^^V

  • Tai Kucing Rasa Sirsak said:

    OH YANG FILM INDIA ITU YA?

  • boyin said:

    emang keren itu film kalo emang begitu jalan ceritanya. ada nggak ya DVD nya disini..

  • D3pd said:

    Saya paling suka dengan film india yang berjudul “kuch-kuch hota hai”…:-D

  • gardino (author) said:

    @joko: kurang lebih sih begitu mas…tapi di akhir film ada yang lebih menarik lagi soal pensil ini

    @ndop: tapi setahu saya soal pulpen ini memang kisah nyata mas…saya pernah baca, diluar angkasa memang NASA harus menggunakan pulpen khusus, karena pulpen biasa tidak bisa digunakan menulis. :D

    @D3pd: hehehe…ya yang itu juga lumayan bagus mas…tapi agak beda genre dan nuansanya dengan film 3 idiot ini.

    @boyin: waduh…kalo di negara seberang saya gak tahu tempat beli dvd-nya sob…hehehe…lagi pula saya juga download seh…bukannya beli dvd… :D

  • Caride™ said:

    kalo saya memang jarang nonton pelm..apalagi pelm indiahee..
    tapi mayanlah buat refeerensi nanti kalo pas suntuk,ada tontonan yg bagus…
    thx infonya…

  • Hajier said:

    Gaungnya seh film itu keren. Berhubung tinggal didaerah yang gak ada 21-nya, jadi gak sempet nonton. Nontonnya cuma bisa dari DVD bajakan saja hiks hiks….*bukan berarti saya mendukung produk bajakan, tapi terpaksa coz penasaran*
    Tapi belum sempet nonton filmnya gimana

  • Edwin's Personal Blog said:

    Sepakat. fil India biasanya mendayu2 dan spt di alam mimpi saja. Saya belum nonton 3 Idiots, tapi membaca cerita mas Riza saya bia ngebayangin seperti apa, dan bagaimana itu membuat mas Riza suka. Komedi yang cerdas, memang jarang bisa kita jumpai di film2 umumnya. ..

  • andi said:

    URL downloadnya dimana gan?? mintakkkk….

  • gardino (author) said:

    @caride: mudah-mudahan referensi saya sesuai dengan seleranya mas… :D

    @hajier: asal teksnya bener ajah mas…saya kemaren download teks bahasa Indonesianya kacau akhirnya saya download lagi sub title bahasa inggrisnya…

    @edwin: dan pesan moral filmnya gak dipaksakan…itu bikin tambah menarik

    @andi: download biasa dari torrent koq gan…saya dapet dari torrentz.com…dan download sub titlenya secara terpisah…

  • iiN greeN said:

    link downloadnya apa yaa.. lewat torrentz.com itu payment yaa..

  • gardino (author) said:

    @iiN greeN: torrentz.com cuma buat searchnya aja mba…downloadnya nanti dapet linknya dari situ (berbahasa India dan masih bersubtitle Inggris)…tapi layaknya torrent, downloadnya harus pakai software khusus torrent. And it is free… :D

  • dallco said:

    wah coba nonton ahhh

  • Agung Pushandaka said:

    Saya blum pernah tertarik nonton film India di bioskop. Tapi kalau ada orang yang meminjamkan vcd/dvd originalnya, saya ndak akan keberatan untuk menontonnya. :)

  • cempaka said:

    jadi pengen ntn :D

  • gardino (author) said:

    @dallco: mari…dicoba… :D

    @Agung Pushandaka: iya, saya juga gak nonton di bioskop..bahkan juga gak nonton dari dvd-nya…cuma modal download (*gak mau rugi)…hehehe…

    @cempaka: ayo dicoba… :D

  • gadgetboi said:

    saya tunggu VCD aslinya, biar nonton tambah mantab (subtitle terjamin :mrgreen: ) … saya mau nonton di bioskop bareng keluarga tapi keburu ilang dari peredaran :lol:

    menjadi bukti bahwa film india sedang berevolusi …. hati-hati holliwood

  • Didien® said:

    kunjungan akhir pekan, untuk baca² artikel yg menarik disini..
    belum apdet neh..??

    salam, ^_^

  • d-Gadget™ said:

    kapan yah ada kesempatan nonton??? *bingung*

  • adin said:

    baca reviewnya saya jadi tertarik mas, downloadnya dimana y?

  • Zico Alviandri said:

    Hmm… aku pernah baca artikel tentang KISS (keep it simple stupid). Salah satu contohnya tentang pena antariksa ini.

    Jadi pengen nonton film ini. Aku bayanginnya bakal nemuin2 hal2 yang sepele tapi tak terpikirkan seperti contoh pena antariksa di film ini… mungkin begitu ya? :D

  • Deka said:

    Film yang keren dan luar biasa sekali, Saya baru sadar setelah nonton film ini. Tapi tetep aja saya gak nahan dengan tarian dan lagu-lagu indianya. perasaan gimana gitu, gak nyambung ama jalan cerita. heheheheh

  • thedollarcorner said:

    hahhhh ini nie film yang temenku rekomendasikan. intinya, sekolah itu bisa, belajar itu bisa, asal kita mau. btw, bagi dong link untuk downloadnya hehehe

  • Rian said:

    Kemaren dah dipinjemin ama manager ane gan. But, kualitasnya kabur melebur ! jadi tak enak di tonton. Tunggu versi original saja, jadi langsung beli karena melihat film ini keren

  • wawoetz said:

    saya belum liat sih film ini, tapi udah banyak tahu dari cerita temen, dapat saya simpulkan kalau sistem pendidikan di sana hampir sama dengan di indonesia,”anak yang pinter adalah anak yang dapat nilai bagus”,iya bener pinter, tapi pinter nyontek adanya :D , lalu jika ada anak yang sedikit berbeda pemikiran dengan pengajar, dapat dipastikan anak itu bakal dibabat habis nilainya. :( agak nggak adil sepertinya.

  • arafi said:

    aq udh liaattt,,kereeeeennn bgt,, the best movie i ‘ ve saw,, T.O.P yg belum pernah nonton nyesel pokoknya. bnyk pesan moral yg disampaikan

  • Muhammad Joe Sekigawa said:

    Saya juga,,, bahkan menyukai film ini meski belum tahu judulnya, dan belum pernah mendengar kabar mengenai film ini,,,, Ceritanya teman saya nonton dan saya kedapatan ikut nonton juga,,,
    Luar biasa,,,Inspiratif dalam dunia pendidikan :)

  • Fiz said:

    Hehehe… kira-kira kita sama lah seperti 2 halaman pertama di atas. Cuman, meski begitu tetap saja ada sejumlah film yang berkesan seperti Kuch-kuch Hota Hai (1998), Mohabbatain (2000), Main Hoon Na (2005), Rab Ne Bana Di Jodi (2009), sama My name is Khan (2010). Dicek saja Gan… :)

  • MT said:

    hehehe yang idiot itu Rancho atau sang Profesor ya :p
    jadi penasaran mau cari DVDnya (jika beruntung) soalnya saya juga dapet film India berjudul 1971. saya tak suka dg film india, tapi 1971 tak termasuk yang tak saya suka.

    downloadin film the Celestine Prophecy dong? atau udah punya? copy dong *melas =_=

  • Fonega said:

    wah ati ati ketularan tuh hahaha
    *salam kenal daah :D

  • imtikhan said:

    dah muncul lum komentarku
    terima kasih

  • Miftahur said:

    Naaah, harusnya gt donk Film India . . .

    Klo Film India yg biasa, aq jg g suka banget . . .

  • iyoong said:

    Film ini sangat Inspiratif !!

    haru senang suka canda tawa, berkumpul dalam film ini…
    like this ! :)

  • castello said:

    wah filmnya emang menarik dan ceritanya yg unik lain dari yg lain..

  • dhimas we em said:

    REZAAAAAA!! =D Apa kabar? Great job Buddy! Wkwkwkwk ;p Gw DEMEN konsep blog loe! Mangstab! Mav baru ngeh, he3! Wagh, langsung nimpal aja ya, gw suka banget film 3 Idiots! Paling sedih waktu temennya yang mo dikasih surprise itu mati gantung diri, hwaaaaaa! T_T Sedihnya dah terasa mulai dari gitaran itu lho…

    Gimme some sunshine! Gimme some rain! Gimme another chance! I wanna (lupa) once again! ^^;

  • gardino (author) said:

    @dhimas we em: welcome to my home bro… :D

  • 'Ne said:

    saya termasuk gak suka banget film India, ya itu tadi lebaynya itu loh gak ketulungan. tapi untuk 3 idiot saya nonton dan ternyata -meski tetep ada nari2nya- isi ceritanya kern banget. coba deh kuliah kayak gitu bikin kita berkembang gak cuman teks book aja. trus semangatnya untuk berjuang mengejar impian patut di tiru hehe..

  • me said:

    Sepakat, filmnya bagus… sangat menginspirasi… :)

    Oh ya kemaren saya nonton di metro tv dokumenter tentang orang indonesia yang ceritanya mirip ama 3 idiot. Seorang bapak dengan hidup sederhana ngajarin guru dan anak2 sekolahan teknologi dengan pake roket dari air dan peswat dari gabus .. trus juga bikin pesawat “aneh” dengan 3 baling2… persis kayak yang di terbangin si Ranchodas :)

    ini trailer nya :

    http://www.youtube.com/watch?v=-doa3sc1IzE

    Group Fb
    http://www.facebook.com/group.php?gid=148041015224394

    Blog
    http://www.habibieselokanmataram.blogspot.com

  • adibowo said:

    aku juga suka bozz :D
    motivasinya bagus

    oiya tthemesnya juga bagus. keren pokoknya :)

  • blogoholic said:

    sama saya juga menyatakan jatuh cinta dengan film ini, sangat menginspirasi buat saya.. gak cukup nonton cuma sekali.. pokoknya karya yang satu ini muantap.. lalu kapankah Indonesia bisa menelorkan hasil karya yang seperti ini ya? sinetron mulu gak berkualitas..

  • imroee said:

    3 idiots adalah film india terbaik yang pernah saya nonton.

    http://imroee.blogspot.com/2010/06/3-idiots.html

  • galih rengga said:

    bagi link downloadnya donk gan, jadi pengen nonton :D :D:D

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.


Copyright © 2010 anakkrim.info | The Detikclone theme is clone from detik.com by Me