Kekuatan ilusi Internet dan Ririn Dumin
Kenal sama yang namanya Ririn dumin gak? Nggak? Waduh kemana ajah kalian selama ini…huehehe. Okay, saya akan coba meringkas tentang kisah cewek yang dipanggil dengan singkatan Rindu ini.
Jadi sekitar dua bulan belakangan ranah maya Internet Indonesia dihebohkan dengan kehadiran cewek bernama Ririn Dumin. Seorang cewek biasa yang bercita-cita jadi bintang film. Tidak seperti layaknya orang kebanyakan yang berhenti hanya sekedar mimpi, si Ririn ini berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkan keinginannya.
Lantas kenapa bisa bikin heboh dunia internet? Karena Ia memanfaatkan media internet sebagai ajang kampanyenya ingin menjadi bintang dalam 20 hari. Sejumlah video casting amatirnya dinaikannya di situs youtube. Walhasil banyak yang mencibirnya sebagai orang gila pengen nge-top, tapi banyak juga yang memuji keberaniannya.
Berhenti sampai disitu? Tidak! Ririn juga punya blog di rindumenujubintang.blogspot.com. Ia juga bikin account di twitter dan pastinya juga facebook profile account dan facebook fans page, Dan bukan Cuma online saja cewek satu ini juga gencar bikin poster amatiran dan disebar di beberapa kota. Bentuk posternya tuh seperti ini:
Terus gimana hasil perjuangannya? Okay mari kita mulai dengan youtube, film-film yang di uploadnya itu ditonton sama ribuan orang. Salah satunya yang berjudul main film tapi…ditonton lebih dari 4000 orang. Blognya direview oleh banyak blogger termasuk juga selebblog yang jumlah pengunjungnya sudah ribuan perhari, forum macam kaskuser bahkan portal-portal besar pun ikut menulis tentang si Ririn Dumin ini. Pengikut twitternya sudah sangat banyak, begitu juga dengan profile facebooknya yang punya 5000 teman (plus 660 di profile keduanya) dan ditambah lagi dengan facebook fan pagenya yang mencapai angka 4000.
Lalu gimana dengan mimpinya? Di video terakhir yang dipostingnya Ririn akhirnya menjadi salah satu bintang iklan produk obat sakit kepala, dalam 20 hari perjuangannya sesuai dengan mimpinya. Wanita ini akhirnya bisa menggapai cita-citanya walaupun masih tahap awal.
Keren banget khan! Apa yang bisa ditarik dari kisah ini? Jangan pernah berhenti bermimpi, manfaatkan segala yang kamu punya, internet adalah kekuatan tak berbatas. Gunakan semua itu raih mimpimu. Udah segitu ajah? Nggak…huehehe…okay, sekarang yuk kita lihat dari kacamata yang lain.
Kemungkinan kisah lain soal Ririn Dumin
Apakah nama belakang Dumin cukup aneh buat temen-temen semua? Kalo buat saya iya! Udah lihat video yang ditayangkan di youtube yang dipuja dan ditonton banyak orang itu? Sangat reality show sekali buat saya! Pernah coba telpon nomer yang ada di facebooknya? Yakin deh gak akan pernah diangkat! Dalam 20 hari dia mampu menempel posternya di kota-kota besar Indonesia, mengenerate user twitter sebanyak itu, mengcreate fanspage yang bisa menjaring lebih dari 4000 user, menarik minat blogger-blogger senior, dan portal-portal berita besar. Bahkan seorang newbie di kaskus bisa bikin ramai thread yang dibuatnya tentang Ririn Dumin ini. Google mencatat 67400 halaman website jika kita mengetik kata “ririn dumin”. Mungkinkah seorang individu amatir, melakukan semua pekerjaan masive dan massal ini sendirian?
Mau tahu iklan apa yang akhirnya dibintanginya? Sebuah produk obat sakit kepala bermerek DUMIN! Yup sodara-sodara, kamu baru saja melihat satu strategi besar membuat ilusi di Internet. Tokoh karakter bernama Ririn Dumin tidak lebih dari sekedar kampanye obat sakit kepala belaka, yang dibuat oleh sebuah advertising agency.
Dari sini kita belajar bahwa, dengan cara-cara yang tersetruktur lewat internet, kita bisa membuat orang menyebarkan berita buatan (bohong) sekalipun. Secara jeli pihak advertisingnya memanfaatkan media baru bernama internet dan membuat orang terpesona karenanya. Dan dengan sukarela orang menceritakan kembali diblognya, jadi follower twitternya, friends facebooknya, fans di fanspage facebooknya, dsb. Informasi tersebar tanpa ada dorongan “nyata”.
Lantas moral of the story sebenarnya apa? Saya sendiri tidak tahu apakah si Dumin (obat sakit kepala) sudah memperhitungkan untung rugi merek dagangnya jika akhirnya si Ririn Dumin ini terbukti tokoh fiktif dan akhirnya melukai orang-orang yang sudah menganggapnya nyata.
Tapi satu hal yang bisa kita tarik bahwa kita harus berhati-hati terhadap semua informasi yang kita terima di internet. Pelajari lebih dalam, resapi dalam pikiran, dan endapkan dihati. Jangan langsung bereaksi dan yakin akan kebenaran suatu hal hanya karena blogger favorit kamu menulisnya atau profile twitter fans kamu men-twittnya atau fans pagenya banyak atau forum besar sudah membahasnya atau portal berita sudah menulis dan atau atau yang lain.
Jadi lain kali kita musti berhati-hati kalau ada yang kasih info soal…si anu korupsi, si itu teroris, si fulan orang baik, si A pembela negara, si B mau makar, dll. Lah, kalau obat sakit kepala yang gak terkenal saja bisa bikin skenario sekeren itu dan sukses, apalagi kelompok-kelompok yang punya fasilitas lebih dari si obat sakit kepala. Waspadalah!
Popularity: 2% [?]










Usaha yang membuahkan hasil.. salut ane
@bisnis online: usaha apanya nih om? hayo…baca tulisan sayanya lengkap atau cuma fast reading?
Baru aja minggu kemaren saya ke dokter, salah satu obat dalam resepnya adalah DUMIN…. Hihihi..:)
Wah, analisis yang bagus, bisa jadi si Ririn ini tokof fiktif yang diciptakan produsen obat sakit kepala itu…
Oya, saya pernah baca artikelnya di blognya sang raja Blogger Indonesia, Enda Nasution…
Rindu mungkin adalah sebagian potret dari anak bangsa yg punya cita2 tinggi, namun terbentur ekonomi! Zaman sekarang memang sulit untuk hidup… manusia mulai stress. Harga sembako mulai naik… salah siapa??? Pemimpinnya kah!?? Nice info mas !
@asepsaiba: oh gituh yah…kalau begitu sayah meluncur ke tempatnya enda dulu deh…
@faqila: hayo…ini komennya udah baca tulisan saya secara utuh belum?
bener deh, jadi mesti waspada
jangan biarkan mudah percaya
sealipun ama berita di media
bijak saja
keren yaa…
haha…
saya jg mau promosiin diri deh di inet^^
ya..ya….ya…., menarik sekali kisahnya mas. saya nggak perduli fiktif atau bukan. ini…ini yang juga di idamkan banyak remaja/remaji di Indonesia soal mimpi akan cita2nya itu yang sebetulnya tidak mustahil di capai jika bersungguh-sungguh berusaha. bila belum kesampaian juga cita2nya, nah.,..baru beli obat sakit kepala merek dumin, he….emang ada ya, baru dengar nih Mas…
@achoey: bener sob, saya dulu selalu menganggap berita dari internet itu setengah dewa, dan jarang mempertanyakan kebenarannya lebih lanjut.
@anak ayam: hayo lagi…ini udah baca postingan saya secara lengkap atau belum?
@Badurz: Yup, ide ceritanya mantab sih mas…dan sangat mengisnpirasi. Nah pertanyaan “emang ada ya, baru denger nih mas?” silahkan di richek ulang, coba dicari via google mas. Khan ini pelajaran utama yang kita dapat dari sosok ririn Dumin toh. Jangan cepat percaya berita
Kunjungan di siang hari sebelum pergi melaksanakan ibadah shalat jum’at, salam D3pd ^_^
entah ini kisah nyata atau fiksi atau hanya sekedar cerita yg diada2kan, tetap saja ada hikmahnya,apapun cara yg dipakai utk mewujudkan sebuah cita2, bisa dimungkinkan melalui internet.
salam
Fiktif Atau nyata?
saya membuat ceita negeri dongeng yang sebenarnya fiktif tapi nyata.
tapi saya lebih berharap pada manusia yang bermimpi dan berjuang menuju mimpi, membangun diri, masyarakat dan lingkungannya. dan manusia yang siap dibangun kearah positif
seperti judul blog saya ”
Tidak Ada Kata Terlambat, Teruslah Bermimpi dan belajar mewujudkan Setiap Mimpi”
salam
@bundadontworry: iya sih bun..tapi kita juga harus melihat hitungan realistisnya bahwa Dumin itu disokong pihak advertising yang sudah paham bagaimana memasarkan produk dan dia tidak sendirian alias sudah di support oleh struktur yang profesional. Ini yang juga perlu kita pahami secara mendalam.
@jumaiaely: fiktif tapi nyata yang begimana?
Wah, saya termasuk yang ketinggalan berita, Mas Gardino. Saya belum tahu berita heboh tentang Ririn Dumin ini. Saya menebak bisa aja tokoh Ririn Dumin adalah tokoh fiktif, tapi orangnya ada, bukan fiktif tapi memang sengaja dibuat atau dimunculkan untuk mendongkrak popularitas obat sakit kepala DUMIN. Hebat ini aktor, bisa tahu memanfaatkan kehebatan internet!
@joko: yang hebat beneran sih, pihak advertising agensi si obat sakit kepala Dumin mas.
WAH SALUT BUAT RIRIN … jarang ada orang yang berani gila – gilaan seperti itu … sukses selalu buat ririn deh ….
untung namannya RIRIN DUMIN buakn RIRIN DOMAIN hee….
Saya mesti angkat topi dengan upaya rindu untuk mempopulerkan diri, saya jujur saja masih belum pd untuk upload film diri di you to be.
wew info yang sangat bermanfaat


banyak pelajaran yang bisa saya ambil didalamnya
-kalau punya mimpi hajar terus untuk mewujudkannya
-jangan percaya terlalu dini dengan berita2 yang belum bisa dipastikan kebenarannya *kalau yang ini bisa dipastikan kebenarannya gak yah?? hehehe
-jangan gampang termakan iklan
-cara promosi baru yang terbukti ampuh …
-belajar melihat dari berbagai sudut pandang…
@bayuputra & aldy: waduh, hari ini keknya banyak yang fast reading dan asal baca posting saya nih…hue3x
he..he..he..untung waktu itu gak sempet ngobrol sama si Dumin, wong ketemunya di tiang listrik lagi cengengesan…..
@fikrie: nah justru sikap ini yang bagus…setiap abis baca posting atau artikel, selanjutnya adalah mempertanyakan dan mencoba mencari tahu sumber lain…
dah waspada tapi masih kecolongan juga nih
tadi lupa kalo blum kasih salam kenal
@coe: salam kenal juga sob…
jadi fiktif bukan yak? si produsen obat itu suru tanggung jawab tuh, bikin orang2 uda pada ngefans sm sosok jadi2an kek gitu. Kreatif siy, tapi mbodoh2i orang sayah pikir
yah, saya sih tetep netral aja mau berita dari mana pun. saya belajar banyak dari jaman imel berantai yg bunyinya ‘tiap imel yg Anda sebar, Bill Gates menyumbang 10 sen untuk anak penderita kanker’ komplit dengan foto bocah yg-katanya-kena kanker itu. waktu modus imel macem itu udah banyak, saya pasti searching dulu bener gak berita itu. dan kesandungnya malah ke snopes.com. dari site ini juga saya belajar untuk ga terlalu percaya, bahkan sama apa yg di riset orang2 dibalik snopes.com itu sendiri.
cara si rindu ini, yg mau jadi artis atau promosi obat, saya pikir ga ada salahnya. people wear masks everyday. products are polished to make them sellable. why so serious? =P
@Bithc, the: Kalau saya pribadi ndak juga kenapa-kenapa sih soal Ririn Dumin ini, gak tahu deh kalau yang sudah terlibat secara emosional langsung.
But what I’m trying to say is, kita harus membuka mata bahwa sesuatu yang kita anggap kebenaran valid pun bisa dengan mudah direkayasa orang. Ini poin pentingnya. Kita coba berandai-andai meletakan strategi “jual obat” macam Ririn Dumin ini di sebuah kasus atau berita yang jauh lebih penting dan lebih besar.
PS: mungkin hal-hal macam begini dah biasa buat kamu yang udah kenal scam dan hoax internet dari dulu. Tapi percaya deh, banyak orang yang baru kenal internet dan belum terbiasa dengan hal begini.
nahhhh…termasuk blog ini jg semakin keren ketika mereview si dumin itu
ada-ada saja idenya ririn dumin… sampai bisa seperti itu, ditonton 4000 orang di youtube ya…
wow, kalau saya yang seperti ririn dumin itu, nama saya bakalan menjadi ndop vector, sekalian mromosi vector, upload video yutub yang menayangkan saya ketika sedang ngerjain vector… dan bikin fans facebook tentang ndop vector…
tapi cara itu tidak saya lakukan, soalnya bisa meresahkan… wong iklan yang wajar aja bikin kita jengkel kalau lihat pilm kok… apalagi iklan yang berlebihan begitu.. hohoho
*nggak fastreading khan…*
hahaha dulu kan juga pernah ada yang namanya sarah aprilia. Dan ternyata dia bintang iklan buat salah satu pafum. Idenya nyontek kayanya
@Mamah Aline & @ndop: mungkin ndak fast reading sob, tapi message yang mau saya sampaikan ditangkapnya tetep salah keknya. Tapi gak papa koq, mungkin saya yang nulisnya kurang okeh.
@fanz: betul sob idenya mirip dengan sarah aprilia (mungkin satu advertising agency). Tapi bedanya ini keknya lebih masif skalanya, dan kalo sarah aprilia lebih cakep menurut sayah.
wah parah ya ini bohongan.. ckck
wah…dengan bodohnya diriku sempat tertipu…
@za Fauzi: mungkin bukan bohong…tapi rekayasa…
@adin: lah…sayah juga sempet kecele koq mas. Tenang ajah bukan kita koq yang bodoh, tapi memang ini strategi viral marketing produk Dumin yang sudah dipertimbangankan masak-masak. Jadi bukan ide mentah, yang digodok semalem. Saya yakin ide ini udah melewati meeting advertising agency yang sangat banyak dan memakan waktu. Juga melibatkan sumber daya yang gak sedikit. Wajar kalau kita sempet kecele…
sangat inspiratif, mas riza
kita jadi tahu kedahsyatan internet, sisi positifnya, sisi negatifnya, dan kejelian beriklan secara ‘out of the box’…
makasih sharingnya ya…
wet, kirain tadi saya di detik.com ternyata tetap di anakkrim toch hehehe. salut dech ma kisah ririn dumin di atas,tapi lebih salut lagi pesan moral tulisan ini. kita harus lebih berpikir jernih lagi saat ada orang seperti ini mengaku2 mo jadi artis. padahal ini adalah trik marketing saja. dan memang harus diakui, kekuatan internet mampu membius logika orang…. nice inpo gan, dan salut ma tulisan ini.
yeee.. maksa banget sih nih orang
memang sebaiknya kita harus waspada terhadap tipuan² ini ya mas?
paling tidak kita emmang harus mengamati lebih dalam motif dan tujuannya..
salam, ^_^
Ririnnnn.. Duminn… Pusing saya… Minta Obat sakit kepalanya donk
Pertama : saya gak kenal ama ririn dumin..?? ngapain saya perlu kenal dia, wong dia aja gak kenal ama saya kok. Untungnya apa buat saya ?
Kedua : saya gak tau produk obat sakit kepala bermerek DUMIN dan saya gak ingin tahu kecuali saya lagi sakit kepala dan itupun biasanya saya minum decolgen, paramex atau gak paracetamol.
Ketiga : dalam perspektif apapun, Fiktif atau tidak. Dunia maya bisa membuka peluang buat siapa saja baik positif atau negatif
Keempat : sampai saat ini saya gak pernah berhenti bermimpi walaupun hanya sekedar mimpi basah [halah, hahahah]
kelima : jangan sampai bilang saya fast reading ya, wong postingan ama komentarnya saya baca.
Keenam : udah deh, tar oom yang punya blog marah lagi. Maaf ya kalo ada kata-kata gak berkenan di hati ataupun sampai menusuk paru-paru dan jantung oom. hehehe
Just My Opinion aja kok. gak kurang gak lebih.
coba ke TKP yang dimaksud….
ta’ pikir ada tipu-tipu lagi…
waduh membaca ceritanya saya salut, memang untuk mengejar cita-cita dan mimpi seperti ini lah bentuk perjuangan pantang menyerah itu
waduh membaca ceritanya saya salut, memang untuk mengejar cita-cita dan mimpi seperti ini lah bentuk perjuangan pantang menyerah itu
mas linknya udah saya pasang di blog saya kalo gak keberatan link saya ya mas..
silakan di cek mas : http://klikalfon.info/tukar-link thanks mas
ooooooooo :O baru tau aku… thanks deh,, mas aku bisa miliki theme wp buatan anda ini nggak ? pingin punya,, keren abis
@alfon: sudah saya taruh di halaman link ya mas…untuk yang single page di postingan bisa di masukan sendiri yah.
@ELFARIDI: iyah mas…maaf belum sempet diubah nih, kayak saya bilang sebelumnya karena dipakai sendiri, banyak yang kodenya ndak di bikin rapih dan tidak dibikin dinamis. Langsung saya hardcode statis ke file-file yang ada di tempat sayah. Dan belum dapet lampu hijau dari detik.
mau promosi produk aja sampe bikin skenario yg mendramatisir gini yah..
ga kebayang jika semua produk pada akhirnya mengikuti jejak ini..
bingung mau bilang apa :p.. dibilang kreatif sih ya cukup kreatif dibilang pembohongan publik ya iya juga
..
salut banget seandainya ini beneran ada bukan hanya rekayasa fiktif
ini kisahnya kaya parfum cowo itu yang pake icon cewe cantik di fb ya za
ikutan event donk za
http://jelita.blogdetik.com/2010/03/22/vip-very-iseng-person/
Aku baru denger cerita ini. Duh, ketinggalan berita…
cari sensasi aja neh om
jiahhhh suami malas dah jadi sarjanaa….
template detik dibajak wkwkw dasarr
@fandhie: wakakaka…kemana ajah nih si bos jarang muncul? Sibuk ngumpulin dollar terus neh…
Analisisnya mantap nih. Menurut saya, dibandingkan dengan online branding yang lain, ini yang paling sukses. Sukses memancing perhatian netizen maksud saya. Eh nggak deng, masih kalah sukses dibandingkan si Sarah Aprilia itu. Lagian juga cakepan Sarah
@oglek: sepakat…cakepan sarah…
bener mas, kita gak telan bulat2 info dari internet, termasuk juga tulisanmu ini hehehehheh. tulisannya menjwai banget, apa karena pernah jadi korban namanya dan nama istrinya dicatut ama TMO
@jejak annas: wakakaka…ndak koq itu mah bukan pencatutan…tapi emang beneran nama pesertanya. Nah, kalau kasus yang ini permasalahannya cuma satu, saya juga sempet kecele juga sama Ririn Dumin ini.
Rindu, rindu…. kali ini harus kucatat di blogku ya mas! mohon izin!
lalu photo wanita itu siapa ? model kah ?
@udung: foto, youtube, profil facebook, blognya…yah model semua, sama dengan iklan di tivinya.
Pernah baca di yahoo dan kompas, kalau itu emang tokoh rekaan.. strategi iklan yg namanya teaser ad, pernah ada sebelumnya kok waktu heboh di kaskus Guru Les bhs Inggris Sarah Amalia, yg ternyata buat teaser ad kosmetik
Iyah, dan seperti komen saya di atas…masih cakepan tante sarah…wkwkwk…
Sebuah perjuangan gigih yang patut kita acungi jempol
ini asli gak sih si dumin???
Setuju, bro. Jangan pernah berhenti bermimpi dan berusaha sekuat tenaga.
Salam sukses.
@Arlis: Mas baca postingan saya yang ini berhenti sampai dimana nih?
wew? dakuh baru tau loh si ririn dumin ini. hebat juga ya marketingnya… ck ck ck… perlu dicoba juga
Triunt juga punya mimpi
sekarag lagi ngejalaninnya.
doain yah
Edan yah tuh si cewek, mau aja jadi objek advertisment …. ini jadi inget dulu yg jadi guru privat yg gak taunya iklan juga … Hehehe
dengan semakin banyaknya pengguna internet, ternyata sekarang menjadi kekuatan yang dasyat untuk mempengaruhui pandangan masyarakat luas. benar juga produsen obat saja bisa berbuat seperti itu apalagi kelompok yang punya dana gede bisa berbuat apa saja.
artikel yang sangat menarik sekali
saya jadi mikir, hebat banget ituh marketingnya sampe melakukan promo kemana-mana demi kesuksesan ririn. Tapi pertanyaan selanjutnya : Beneran gak sih ?
wow!! … your last question really makes me think, bro! thanks for the other side of the story..
xixixi cari sensasssiii ternyata huffttt
Canggih banget ya Mas marketing-nya, boleh juga ni ditiru buat masarin kue-kue saya
Ada yang mau jadi modelnya ngga huehehe..
ane lama tak online gan, kaskus, twitter, facebook, dan blog. Semua belum ane sentuh.
Sentuhan pertama blog walking ngebaca Dulmin ini. Ulasan yg mantap, ane bener2 penasaran sampai akhir kalimat. Ane sependapat ama ente. Gak mungkin tangan seorang gadis bisa ngandle begitu banyak account. Ane punya Facebook, blog, twitter, youtube, friendster, kaskus. Tak semua bisa terhandle dgn baik. Perlu membuat mata tetap terjaga 24 jam jika ingin seperti itu. Taktik yg asoy.
Eniwei, fiktif maupun nda yg jelas sudah menyita perhatian seluruh umat dunia maya, tul tak ?
You have a great blog here, extremely informative. Very well written I will be bookmarking the website and subscribing to your feed so i can always read content of this quality.
Leave your response!
Archives
Hot Topic
Recent Comments
4th Feb 12lama tidak berkunjung kesini..... pengendalian diri... gitu ya mas intinya... jabat erat selalu
3rd Feb 12tank yuo sir
3rd Feb 12yes
1st Feb 12kok tangannya item yaaa bro...
Tukeran link yuk!
(Masukan blog kamu disini!)