Home » Opini

Jangankan Miyabi, Allah pun pernah dilarang main film!

14 October 2009 34 Comments

Terus terang saya koq merasa berita tentang Miyabi ke Indonesia ini sudah terlalu berlebihan alias over expose. Baru sampai jam sepuluh pagi ini saja saya sudah melihat beritanya lebih dai sepuluh kali di televisi. Ini diluar berita di Yahoo, detik dan sejumlah blog yang ikut mengangkat Miyabi.

Apa memang kontroversi ini sebegitu besarnya? Toh kejadian larang-melarang, dukung mendukung dalam sebuah film ini bukanlah yang pertama kali terjadi di Indonesia. Bahkan boleh dibilang kejadian pro kontra tentang isi sebuah film ini sudah lama terjadi.

Mungkin kawan sekalian masih ingat film besutan Eros Djarot bertajuk Cut Nyak Dien. Waktu itu Eros diwanti-wanti (kalau ndak mau dibilang dilarang) untuk tidak terlalu sering mencantumkan scene teriakan “Allahu Akbar” dalam film itu. Maklum jaman Pakde Soeharto dulu hal-hal yang dinilai ‘terlalu’ agamis dilarang karena takut menjurus ke SARA.

Apakah kemudian Eros protes? Saat itu memang ndak memungkinkan untuk protes. Karena itu akhirnya Eros mengumpulkan 200 orang lebih untuk kemudian sama-sama meneriakan “Allahu Akbar”. Jadi ketika kuantitasnya dilarang ia pun memunculkan kualitas teriakan “Allahu Akbar”. Akhirnya film itu bisa menyajikan suasana yang sama meski Allah dilarang terlalu banyak hadir di film itu.

Nah, ini Cuma contoh bahwa pelarang-pelarang itu memang sudah ada dari dulu. Jadi rasanya ndak perlulah ekspose yang terlalu berlebihan macam begitu. Baik pihak yang mendukung, menolak atau memberitakan kedatangan Miyabi rasanya sudah terlalu berlebihan.

Apakah sampai Pejabat public setingkat Menteri pemberdayaan wanita, Ketua MUI sampai perlu urun rembuk soal pelarangan ini? Buat yang merasa pelarangan dalam film itu perlu, gimana seandainya yang dilarang hadir itu unsur agama seperti di Cut Nyak Dien, apa sampeyan tidak merasa ditentang? Sebaliknya untuk mereka insan film (khususnya pendukung film Menculik Miyabi) yang sekarang merasa kreativitasnya ditentang boleh saja protes. Tapi ya sesudah protes ya sudah, Live must goes on! Cobalah lebih kretif, kalau dilarang cari alternative yang lain, bikin cerita lain kek! Raditya Dika si penulisnya saja sudah mengundurkan diri karena takut memberi pengaruh buruk. Cari jalan keluar, jangan malah larut dalam kontroversi berlebihan. Belajarlah dari Eros dan film Cut Nyak Dien.

Buat yang memberitakan, cobalah meliput berita secara proporsional. Lah mosok, liputan Miyabi bisa menggusur pentingnya berita Gempa, Susunan Kabinet Presiden, Terorisme dan yang lain. Siapa Miyabi, wong di Jepang saja dia Cuma menempati urutan ke Sembilan artis seksi terpopuler koq. Miyabi memang terkenal, tapi gak segitunya juga kali!

Buat yang punya blog ini, Lah koq elu juga jadi ikut-ikutan ngomongin Miyabi? emang dah semua udah keblinger!

PS: Miyabi akhirnya gak jadi datang, tapi bukan berarti filmnya ndak jadi dibikin. Saya yakin kontroversinya akan ‘dibikin heboh’ lagi kalo filmnya sudah rampung dan siap tayang.

Popularity: 1% [?]

34 Comments »

  • Yessi said:

    ey..keren niy blog nya..kaya fesbuk..kaya bukan…

  • bundadontworry said:

    di negeri ini memang apapun juga selalu di expose, tetapi begitu ketidak adlan ada, hanya di expose sesaaat, tanpa kitatahu lebih lanjut apa dan bagaimana penyelesaiannya.
    Salam.

  • achmad sholeh said:

    Ternyata akhirnya mbakyu miyabi ndak jadi datang ke Indonesia bro, selesailah tuh kontroversi

  • gardino (author) said:

    @achmad sholeh: khan yang ndak jadi datangnya bro…filmnya seh tetap dibikin (mungkin syuting di luar) sudah terbayang isi berita televisi kalau film ini launching… :D

  • obed said:

    nggak seharusnya berlebihan seperti itu.. miyabi juga manusia :D

  • Wandi thok said:

    Indonesia ini kalo nggak ada mas alah, pasti blogger nggak bisa ngapdet blognya mas :lol:

  • Wandi thok said:

    Komeng di sini ngisinya mudah tapi kok masukkan sulit sih mas? :D

  • mandor tempe said:

    Ya begitulah negoromu iki. Orangnya dilarang datang tapi proyek filmnya tetep jalan. Filmnya tanpa kain bisa didapat donlot gratis kok sekarang dibuat filmnya berbaju dan berbayar.Kita lihat saja nanti hasilnya

  • Partisimon.Com said:

    Aneh juga sebenarnya kalau dia berakting dengan busana baik dan sopan di larang, kecuali kalau dia berakting tanpa busana.

    Kalau lihat track recordnya, ya artis indo juga banyak yang mantan artis panas tahun 90 an dan masih main sinetron saat ini.

  • edda said:

    wewwwwww, kereeen, blognya facebook :D

  • thedollarcorner said:

    eksposenya karena media yang memberitakan terlalu berlebihan Bro. akhirnya orang menjadi reaktif. saya setuju dengan pendapat MUI, bahwa miyabi tidak bisa dilepaskan dari identitas icon sex. syukurlah masih ada orang-orang yang care ma hal2 seperti ini. dan saya setuju ma Bro, kalau isu ini mampu mengeser isu2 penting lainnya di negeri ini. :( .

  • dora said:

    Kokkk bisaaaa blognya kaya FB begini?? *penasaran.com*
    Kerennn :) )

  • Oca said:

    Akoor. Apaan sih kalian semua mesti ngebahas Miyabi..?*sok ngedumel* tuh akhirnya Maria kagak jadi datang khan.. Tapi di dunia maya kalian pasti tetap bisa bertemu..hehehe. Tuh gara2 berita2 di tv tentang Maria anak2 yg kagak tau dia siapa jadi pada tau tuh.. Ayo kalo udah gini salah siapa?
    Oh iya, kan mau tukeran link nih url replacement diisi apa yah?*oon nih*

  • Abula said:

    Miyabi memang sensasionall…
    benar2 bentuk pemasaran yg dasyattttt

  • kanglurik said:

    Kontroversial semacam ini malah membuat rumah produksinya senang. Publikasi gratis secara besar2an bisa didapat kok…

  • Nyubi said:

    Setuju ama kanglurik!!!

  • Aneka Tips said:

    Hallo…mampir,

    Salam kenal ya.

  • Didien® said:

    Miyabi memang lagi hot beritanya..sehot orgnya heuheu..
    trimakasih sdh berkunjung k blog sederna saya..

    salam, ^_^

  • jafis said:

    makanya biar menteri pemberdayaan wanita nggak cerewet…

    haraf yg jadi menteri lelaki saja..
    toh !yg hobi memperdayai wanita kan laki-laki :D

  • didta said:

    miyabi… wah wah wah

  • mel said:

    bener bener,,jalan jalan siang ini,,udh nemu miyabi berapa x yah,,,,,,,,

  • mase mungil said:

    wahhhh mantep brooo…blog ke mirip banget sama FB…..wahhh…..
    betul betul……..miyabi….maria oh syahwa*…..

  • kyra.curapix said:

    wadoh,,,,payah ya indo ne

  • bhejho4060 said:

    wwaahhhh…
    nama nya juga orang indo,di hujat jalan terusss tapi tetep aja di kerjain jugaaaa…..

  • andi said:

    keren neeh template… make ajax kayaknya… ambil dmna bos?? buat sndri ya??

  • ajir said:

    yahh, smua orang memang punya pandangan masing-masing mengenai hal ini..yg terpenting menurut saya adalah menelaah kembali baik buruknya dan tidak sekedar ikut-ikutan.. keputusan yang bijak selalu datang dari hati yang tenang…

  • MasRoy said:

    Terima kasih sudah mampir ke blog saya. :D memang bukan facebook. :)

  • indotopten said:

    nah.. ketemu bahasan miyabi lagi deh disini, huehue…

  • ndop said:

    aduh, mbok ya kita ini merasakan pada posisi miyabi, bagemana perasaannya kalau dicekal begitu… mbok ya bisa rumangsaaa… benul nopo benul…

    yaah, semoga kita semua mendapat hidayahNya tak terkecuali Miyabi…

  • Joko Setiawan said:

    Sangat setuju dengan apa yang ditulis di PS itu….
    http://garasiusaha.wordpress.com/

  • Wong Jalur said:

    Emang dibuat bgt mas ama media, kn mereka juga berusaha agar beritanya ndak pernah habis.

  • Deka said:

    Miyabi aja di urusin padahal masih banyak hal-hal penting yang mesti kudu di urusin di negara ini.

  • Codet said:

    Judul posting ini menggelitik, bikin gak tahan untuk ngeklik :D
    Baru tahu kalau teriakan ‘Allahuakbar’ pada film Cut Nyak Dhien disensor.

  • Tb25Olivia said:

    There is no other easy way to have excellent mark than to accomplish the term papers just about this good topic and it’s, as well, available to opt for the religion essay paper from the essay writing service scam.

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.


Copyright © 2010 anakkrim.info | The Detikclone theme is clone from detik.com by Me