Home » Ocehan

Hal ini membuat saya sedih

16 October 2009 70 Comments

Seperti hari biasanya saya online jam 2 pagi dini hari. Melakukan blogwalking untuk blog saya yang baru ini.Tibalah saya disebuah blog yang menaruh twitter widget di sidebarnya. Entah kenapa pula saya menangkap satu kilasan berita dari sekian banyak kalimat yang tersebar di blog itu. Bunyinya:

“Turut berduka cita atas meninggalnya pemilik blog…akibat gempa di Padang”

Langsung klik menuju twitter dimaksud dan membawa saya berakhir ke blog yang ada disebutkan di sana. Di dalamnya sudah ada empat lima kalimat turut berduka cita. Blog itu baru, nampaknya baru dimulai sejak September kemarin. Namun alamat blog ini seolah tak asing bagi saya. Check satu demi satu blog-blog yang saya punya. Saya seperti pernah lihat url ini entah di blog saya yang mana. Lihat dibagian comment, kemudian search nama blognya dan urlnya. Dan ternyata benar, nama itu ada di dalam salah satu list yang pernah komentar di blog saya.

Tadinya dia bukan siapa-siapa saya. Kenal pun tidak. Tapi satu komennya diblog saya sudah cukup untuk menghubungkan saya dengannya. Di keheningan malam saya coba tengok postingannya satu persatu, apakah ada pernah saya membalas komennya disana. Hasilnya nihil!

Dulu ia hanyalah satu dari sekian banyak orang yang komen diblog saya itu.Tidak penting bagi saya walaupun mungkin pikiran itu muncul tanpa saya sengaja. Bahkan hanya melihat namanya tanpa merasa perlu untuk mengunjunginya lagi.

Tapi di sini sekarang saya begitu menyesal. Ia yang entah darimana telah menyempatkan diri untuk memberikan komentar. Mungkin kala itu ia juga hanya sekedar memberi komentar tanpa ada niat apa-apa. Mungkin alamat blog saya muncul begitu saja dalam daftar blogwalkingnya. Namun semua menjadi begitu berarti untuk saya dengan kepergiannya yang begitu tragis dan mendadak. Dan entah kenapa alamat blog itu bisa melintas dan teringat dipikiran begitu saya membacanya.

Hanya satu komentar diblog yang menghubungkan kami. Tak lebih dari sepuluh kata yang pernah ditinggalkannya untuk saya. Kawan, maafkan aku yang hanya menganggapmu sebagai barisan kata tanpa makna dalam kolom komentar diblogku itu. Sesungguhnya jika masih ada waktu ingin aku menjalin Silaturahmi denganmu. Namun semua sudah terlambat.

Semoga segala amal Ibadahmu diterima di sisi-Nya. Amien.

PS: untuk sahabatku yang lain, sudah siapkah blog kita jika sewaktu-waktu kita tinggal? Sudah pantaskah blog kita menjadi gading untuk terus dikenang, menjadi belang untuk diingat?

Popularity: 2% [?]

70 Comments »

  • quinie said:

    hiks hiks sedih juga ya. bener juga, siap kah (blog) kita bila kita dipanggil-Nya?

    makasih udah mampir ya. btw, dikau anak krim univ apa?

  • Rizal Islami said:

    Jd ingat mati mas..blum siap utk semua itu

  • Badruz said:

    wah jadi ikut sedih. memang para komentator serasa saudara bang. semoga jadi saudara betulan yang kapan2 bisa bertemu…kapan ya..

  • madix said:

    terkadang blog (yang ditinggalkan mati oleh pemilik) bisa menjadi sarana untuk berziarah, tak harus dalam dunia nyata… yang penting niat dan doanya.

  • mas doyok said:

    mas, kasih link blog itu, saya ingin ikut berduka cita walau dia sudah tak membacanya lagi :(

  • Zico Alviandri said:

    Komen pertama. Saya turut sedih juga. Semoga amalnya diterima oleh Allah swt.

    Btw, kalo saya meninggal, kenang juga ya mas :D

    Di kantor saya facebook diblock. Ada temen yang mergokin saya lagi buka blog ini, ‘eh fesbukan’ katanya. Waduh… kalo keliatan bos saya lagi buka blog ini, gimana :D

    Keren blognya! :D mangstab!! :D

  • gardino (author) said:

    @mas doyok: maunya sih saya link, tapi takutnya dikira memanfaatkan ketragisannya untuk menarik perhatian orang. Saya kirim PM lewat email mas doyok ajah yah.

  • Miyabi said:

    Hmmm… Kisah yang cukup mengharuskanm sungguh…

  • Wong Jalur said:

    Jadi terharu…

  • dallco said:

    blog nya unik kaya facebook hehehehe lam kenal broo ditunggu kunjungan balik nya ……….

  • yangputri said:

    waduh turut berduka cita…. jadi terharu…

  • yangputri said:

    lucu banget blognya…. kek pesbuk….

  • linduaji said:

    jangan terlalu menyesali apa yang sudah terjadi. persiapkan diri kita saja untuk menghadapi apa yang akan datang.
    salam kenal,
    btw. blognya asik

  • Didien® said:

    jangan menyesalai apa yg sudah terjadi..semoga apa yg sudah kita lakukan akan selalu membuat orang lain bahagia…
    Semoga di lapangkan kuburnya amin…

    salam, ^_^

  • Caride™ said:

    turut berduka atas kejadian ini…semoga menjadi pelajaran untuk saling bersilaturrahmi meski melalui blog ini…

  • Inet said:

    salam kenal :)
    tetep semangat mas……

  • guskar said:

    selalu ada hikmah di balik suatu peristiwa.. nggak usah terlalu menyesali mas.. anggap saja sbg satu pelajaran, krn teman yg lain masih cukup banyak..

  • antokoe said:

    bersilaturahmi perlu di-intens-kan, semoga menjadi hikmah buat kita semua

  • Khairuddin syach said:

    Turut berduka bro
    mari kita bangun tali persahabatan meski via dunia maya
    salam hangat
    wassalam

  • Hajier said:

    “Walau hanya sekali komentar, dia tetep adalah temenku”
    Indah sekali kata itu.
    Turut berduka atas telah berpulangnya temanmu dan teman kita semua…
    Semoga amal Ibadahnya diterima oelh Tuhan YME

  • Wandi thok said:

    Nama blognya kok gak dicantumin mas? Siapa tahu aku kenal. :lol:

    Insya Alloh aku siap mas :lol:

  • gardino (author) said:

    @Wandi thok:saya PM alamat blognya lewat email ya mas.

  • mandor tempe said:

    memang dunia maya menghubungkan siapa saja. Meskipun hanya sekali komen namun serasa sudah mengenal sekian lama.

  • oglek said:

    solidaritas di dunia maya emang top deh, turut berduka cita juga

  • Deka said:

    Amien. buat kita yang masih di beri kesempatan mari kita saling bersilahturahmi.

  • sobatsehat said:

    semua kita pasti akan merasakannya om betulkan ?

  • embun777 said:

    mengharukan sekali .., aku yg biasanya type Fast reading.. baca sepintas lalu komen atau kabur ! kali ini aku begitu terhanyut dg tulisan ini..Semoga ia sudah tenang saat ini dan bahagia disisiNYA.

  • Zippy said:

    Hmmm, mungkin gak yah orang yang dimaksud sama persis dengan apa yang saya alami…
    Soal’x temen ngeblog saya juga meninggal akibat gempa kemarin :(
    Hmmm, blog’x tentang humor gitu….

    Saya kaget dan s4 meninggalkan ucapan turut berduka sama dia :(
    Sedih rasanya…

  • Bambang said:

    Gimana sih buat Blog kayak ginian…ajarin dong…??

  • mase mungil said:

    wahhh… kasian…turut berduka cita juga dechhh
    semoga keluarga diberi kekuatan
    amien
    salam

  • gardino (author) said:

    @zippy:sepertinya sih sama bro..

    @bambang:ada dibagian link diatas tulisannya ‘tutorial faceblog’

  • kyra.curapix said:

    berkunjung lagi,,,

  • boyin said:

    Hilang satu blogger tanah air. Turut berduka cita.

  • dobleh yang malang said:

    turut berduka cita ……..
    salam hangat selalu

  • tuyi said:

    Walaupun tidak kenal fisik tapi kenal lewat komen juga termasuk jalinan silaturahim kan…
    ikut berduka…

  • elia bintang. said:

    saya juga prnh nyesel karena hal yg sama.. terlalu meremehkan arti silaturahmi sampe orangnya udh ga ada lagi.. semoga amal dan ibadah almarhum/almarhumah diterima disisiNya. amin.

  • Ifa said:

    Ihh..kamu pasti follow twitter aku :”>

  • thepenks said:

    siap gak siap tapi harus siap..

  • Vyan RH said:

    Kita semua yg masih hidup adalah “camat”.. calon mati. hue he he.. blognya bagus, kreatif, salut boss..

  • idana said:

    pertama buka kek lagi buka fesbuk hehehe

    blognya kereen

  • idana said:

    jadi terharu….
    semoga sahabat kita mendapat tempat di sisiNya

  • Aneka Tips said:

    Turut berduka cita, siapa nama bloggernya mas?

  • belajar blog said:

    emang alamat blognya apa mas…??

  • Action Figure Toy said:

    kasian banget tuh mas
    saya juga kadang gitu, ga tega orang yang uda komen ditempat saya tapi ga dikunjungi balik dan bales komen

  • antown said:

    turut bersedih, mas. smgt!!
    semoga blog ini tetap eksis. mari terus

  • dixtpro said:

    kirain face book mas…. saya turut bersedih mas….salam kenal …

  • liza said:

    turut berduka cita yaa… tampilan blognya keren kaya fb

  • kyra.curapix said:

    wah,,sabar2 mas

  • kyra.curapix said:

    wah,,
    ini namanya cobaan untuk semua

  • dobleh yang malang said:

    blue pasti yakin u akan tetap mendapat yang baik nantinya
    salam hangat selalu

  • Yessi said:

    sedih ya…hiks..
    aku ikut berdukacita..
    semoga dia tenang dalam keabadiannya.amin

  • Shin-kun said:

    siapapun dia, dia pernah datang di kehidupan Anda, dan mungkin di kehidupan kita semua melalui cerita Anda, semoga dia tenang di sisi-NYA. Amiin.

  • mpokb said:

    turut prihatin bung.. semua sudah digariskan oleh Sang Maha Tahu..
    btw, seperti banyak pengguna lain, saya pun terkecoh dengan layout blog ini.. unik, top bgt :)

  • willy said:

    saya sebagai yang juga sebagai korban gempa,, turut berduka cita.
    semoga dia dan semua orang di Padang diberikan ketenangan oleh Allag SWT

  • Miyabi sister said:

    no one like that bro .. turut sedih buat friend nya ya

  • edda said:

    saya turut berduka cita

  • komuter said:

    tetaplah semangat

  • bundadontworry said:

    ikut berduka cita, semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah swt, amin.
    memang walau melalui blog, kita kadang measa sudah seperti saudara, semoga hal ini bisa menjadi pembelajaran utk ita semua.
    salam.

  • Pancallok said:

    keren banget blognya, buat blogspot yg persis mirip kayak theme ini ada ngga sih

  • Ferditya said:

    turut berduka cita juga mas, atas meninggalnya orang blogger di sumatra.. :D //temanya facebook nih.. menarik.. haha

  • Potter.Web.ID said:

    Jadi inget Blogger dulu yang meninggal karena kecelakaan, Dunia Blog Indonesia berduka.
    Semoga Amal kebaiknnya di terima disisi-Nya.

  • yak said:

    hebatnya dunia maya, bisa bikin seseorang punya ikatan sama orang yang ga dikenal.

  • ontohod said:

    jadi jangan lupa berkunjung keblog sayah ya :-)

  • Huang said:

    :)

    i’m just smile

  • komuter said:

    sedih boleh, selanjutnya senyum

  • si kurus said:

    sedih mas bacanya, ulasannya mantap. saya merinding.
    Blogna kerena lho. kayak pesbuk.
    Eniwei, link blog yg ditinggalkan itu apa mas ?

  • yunita said:

    sedih ajah mas, jgn lama2 yah sedihnya…

  • Blogger Ingusan said:

    Wah, jadi terharu bgt nih, jgn2 orang itu pernah komeng juga diblogku trus gak dibales.
    Bagaimana jika Allah sewaktu2 memanggil kita, apa yang sebaiknya kita lakukan agar rekan2 blogger lainnya bisa mengetahui? Paling tidak doa dari para sahabat tentu akan sangat berarti bagi kita nantinya…

  • iiN said:

    – tertarik sama kata2 …”sdh siapkah blog kita jika ditinggal, sudah pantaskah blog kita menjadi gading untuk terus dikenang.” –bener memang kalimatnya,,, BLOG jadi analogi buat diri kita juga.. Blog bisa dilihat dan diakses siapa aja selama teknologi nya masih eksis.. Begitu pun u/ image “DIRI” yang fana ini..!

  • Joko said:

    Membaca kisah ini saya seperti dingatkan agar sebisa mungkin membalas komentar2 dari pengunjung. Jangan mengabaikannya sebelum nanti benar2 akan menyesal.

    Artikel ini membuat saya sedih. Saatnya nanti pasti saya akan menyusul kawan blogger tersebut. Mati! Blog saya mungkin akan turut berhenti. Tahap awal domainnya akan expired lalu mati. Kemudian kalau Blogspot menghapusnya, maka akan ikut mati pula. Selamanya!

    Saya tak tahu apakah blog termasuk sesuatu yang perlu diwariskan apa tidak? Saya tak tahu apakah anak saya kelak apa ngeblog juga sama seperti bapaknya.

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.


Copyright © 2010 anakkrim.info | The Detikclone theme is clone from detik.com by Me