Home » Ocehan

Awas: Penipuan lewat ajang cari jodoh

9 February 2010 49 Comments

Biro jodoh penipu? Sekitar seminggu yang lalu ibu saya mendapatkan telpon dari seseorang bernama Darwin Panggabean. Orang ini mengaku pernah ke rumah kami dalam acara temu keluarga. Kebetulan ibu saya juga bermarga panggabean. Tujuannya menelpon adalah untuk meminta tolong kepada ibu saya agar dicarikan jodoh untuk sahabatnya yang juga sesama orang batak.

Aksi biro jodoh alias saling menjodohkan ini memang menjadi hal lumrah di kalangan warga etnis batak. Itu pula kenapa ibu saya menerima telpon itu dengan tanpa rasa curiga. Beberapa kali orang bernama Darwin ini menghubungi ibu saya untuk menanyakan perihal jodoh dimaksud.

Saya sendiri sebenarnya sudah mulai menaruh curiga, karena ada beberapa kejanggalan:

1. Ia mengaku menelpon dari Fakfak Papua, sementara saya yang pertama kali menerima telponnya sempat melihat nomornya di caller ID telpon rumah saya dan tercatat kode area 021. (Cuma saya pikir saya yang salah lihat).

2. Sahabat yang katanya hendak dijodohkan itu katanya, seorang dokter penyakit dalam di rumah sakit sebuah perusahaan besar di fakfak, ganteng kayak charles bonar sirait, baru membeli rumah di daerah kelapa gading untuk keperluan pindahnya ke Jakarta, sudah yatim piatu dan ngebet pengen nikah tapi malu. Okay, dokter, kaya, cakep (-walaupun menurut saya kegantengan charles bonar sirait masih harus diperdebatkan-), belom punya pacar karena pemalu? Ini aneh banget deh buat sayah! Ngapain aja tuh cowok selama ini? Ikut biro jodoh kek, take me out ke, apa kek gitu?

3. Dari mulai telpon pertama, praktis telpon rumah saya tidak berhenti berdering, karena orang ini bolak-balik mengecheck apakah jodoh yang diminta sudah ada.Kadang hanya dalam hitungan jam. Ini nyari jodoh koq kayak beli kue apem di pasar?

4. Akhirnya obrolan ibu saya dan Darwin panggabean sampai juga pada fakta bahwa saya punya seorang kakak perempuan yang keren dan baik hati dan belum menikah. Dan sejak itu dia terus membujuk ibu saya untuk meminta nomor hape kakak saya. Katanya malam itu adalah perpisahan kawannya hingga mereka mau memberikan surprise dengan menyerahkan nomor hape seorang cewek. Pertemanan yang aneh? Emannya biro jodoh!

Sampai disini saya berhasil mencegah ibu saya untuk tidak langsung memberikan nomor hape kakak saya. Hingga akhirnya kakak saya pulang, dan diceritakan keadaannya. Dengan sangat terpaksa kakak saya pun mengiyakan untuk nomornya diberikan. Lagi-lagi adat tanah batak itu memang agak kuat soal ajang cari-cari jodoh ini. Makanya kakak saya jadi gak enak hati sama ibu saya.

Keesokan harinya kakak saya mendapatkan telpon dari si dokter itu. Untungnya kakak saya orang yang to the point dan tak suka berbasa-basi hingga pembicaraan tidak pernah berlangsung lama. Namun si dokter terus menerus berusaha menghubunginya.

Hingga akhirnya, dia mengakui bahwa ia hendak berangkat ke Jakarta saat itu juga. Sementara bank tempatnya menyimpan uang segudang di fakfak sedang tidak online. Jadilah Ia meminta nomor rekening kakak saya untuk dititipkan uangnya. Dan akan diambilnya setelah di Jakarta. Dengan jelas kakak saya menolak.

Tak lama kemudian giliran telpon rumah saya yang berbunyi, dan ibu saya yang dimintai tolong untuk menerima rejeki nomplok dititipi duit segudang itu. Untungnya ibu saya sempat berkonsultasi dengan saya, dan langsung saya tolak mentah-mentah tawaran itu.

Tak pelak urusan transfer duit itu pun gagal. Dan setelah itu hubungan terputus, tidak ada lagi aksi dorongan untuk mendapatkan jodoh segera. Ibu saya pun mulai bertanya-tanya, sementara saya udah langsung konek bahwa ini penipuan. Paling kalau diterusin ujung-ujungnya minta tolong ditransfer via ATM sementara dia membimbing lewat telpon. Bukannya di tranfsfer duit yang ada malah kita yang transfer ke dia. Lagu lama ah!

Saya coba cari di internet, dan sampailah saya pada halaman facebook ini tentang aksi biro jodoh gadungan itu. Disana jelas bahwa ini sudah jadi sebuah modus operandi penipuan. Korbanya ada yang kehilangan dua puluha juta, lima puluh juta, dan banyak lagi.

Mungkin ketika teman-teman baca cerita saya di atas akan merasa aneh. “Koq ada orang yang bodoh mudah banget ketipu kayak gitu”. Tapi percayalah kondisi sesungguhnya tidaklah sesederhana itu. Karena:

1. Saling mengenalkan anggota keluarga yang bermuara pada perjodohan sudah sangat lazim pada etnis batak. Jadi semua terasa natural.

2. Menurut ibu saya orangnya sangat sopan, baik yang mengaku Darwin atau yang mengaku Dokter. Ibu saya sudah dianggap ibunya karena ibu kandungan sudah tidak ada sejak kecil. Ia berjanji akan mengunjungi kami sebagai keluarga satu-satunya di jakarta. Dan mulut manis lainnya.

3. Ibu saya sudah berumur, memiliki anak yang belum kepikiran pengen kawin, tiba-tiba ada orang yang mau memperistrinya. Jelas ibu saya sempat terpikat.

Itulah kenapa saya merasa penting untuk cerita disini. Karena bukan tidak mungkin modus yang sedikit berbeda diterapkan untuk etnis yang lain. Untunglah keluarga saya masih dilindungi Allah SWT dan gak sampai kejadian ketipu. Karena saya miris membaca pengakuan di facebook itu. Ini bukan Cuma perkara uang, tapi masalah kepercayaan diri perempuan, orang-orang tua yang akhirnya dihancurkan sama para penipu itu.

Makanya sekali lagi, kalau tiba-tiba gak ada angin dan gak ada ujan ada yang mau jodohin mbak-mbak, adek-adek, neng-neng, nona-nona sekalian sama Charles Bonar Sirait jangan mau yah! Ntar malah ketipu duit puluhan juta!

Popularity: 4% [?]

49 Comments »

  • belajar blog said:

    kalau jodoh ngak kemana…tapi bener juga pandangan anda sama bualan tu biro fakfak yang bener fakfak pa fuckfuck heheheh bercanda

  • ridwan said:

    Jaman sekarang, makin aneh saja cara orang mencari duit ya. Si biro jodoh ini apa hanya mengincar suku batak? (sesuai poin “saling mengenalkan anggota keluarga yang bermuara pada perjodohan sudah lazim bagi orang batak”)

  • wongiseng said:

    Jadi ceritanya nanti dia datang, meminta uang dari rekening kakak sampean, mengklaim sudah transfer tapi belum sampai ya ? Bandit emang ada-ada aja akalnya. Untung ketahuan.

  • Nyubi said:

    segala cara dilakukan untuk memperoleh uang, huh… merugikan orang lain saja!

  • andry sianipar said:

    Salam super-
    Salam hangat dari pulau Bali-
    menarik sekali artikel anda…
    saya akan coba memahami lebih lanjut..
    sukses untuk Anda…

  • liudin said:

    sepertinya penjahat di tanah air sangat inovatif sekali dalam melancarkan usaha penipuan. ajang cari jodoh pun bisa jadi lahan yang menjanjikan, yang jelas kita mesti waspada dalam berbagai aksi yang mencurigakan.

    pengalaman saya malah lebih hebat lagi, saya mendapatkan kupon berhadiah dalam kemasan sabun cuci yang waktu itu memang mengadakan promosi hadiah mobil.

    setelah saya konfirmasi ke customer service ternyata no kupon milik saya tidak ada dalam daftar. pantes aja orang pertama yang saya telpon melalui no yang tertera i kupon minta transfer pajak. kok sampai segitunya sich aksi penipuan kreatif di negeri kita?.

    btw ingin juga mengenal budaya tanah air lainnya seperti halnya budaya Batak yang sering diperbincangkan setiap orang.

  • Shin-kun said:

    Wah3, semakin canggih aja tuh orang kalo mau tipu2, mana pernikahan itu kan lembaga sakral… ck ck ck, bener2 gak punya malu…

  • noto said:

    Jaman sekarang macam-macam yang namanya modus penipuan.

  • kajol said:

    kemaren kow menyerupai fesbuk sekarang kow menyerupai blogdetik mang dasar dirimu makhluk jadijadian huehehhehee
    perjodohan koq pake nipu2 sih

  • adin said:

    makin kreatif aja para penipu…

  • BJ said:

    Info yang sangat bermanfaat;

    @wongiseng:
    mas, tuh “dokter” g akan datang bwt klaim kalo dia dah tranfer, tp justru dia akan meminta keluarga “mempelai perempuan” untuk mentransfer ke rekening dia, tentu dengan cara tipu daya agar kita mau melakukan transfer tersebut.

    @Liudin:
    hal yang sama jg dialami oleh kakak ipar saya, waktu itu kakak saya “hanya” diminta mentransfer sktr 8 juta saja, karena “pajak hadiah” ditanggung penyelenggara jadi hanya untuk biaya balik nama saja. karena kakak saya ngotot untuk mentransfer akhirnya saya telp ke pihak “penyelenggara” dalam hal ini PT KAO dan akhirnya mereka menelp kaka ipar saya tentang undian palsu.

  • dian said:

    Wah, penipu-penipu itu nggak berhenti berulah ya. Kemaren kantor saya yang di Solo baru saja mengalami pengalaman serupa. Dua orang mengaku akan beriklan, berakhir dengan mengembat 3 buah HP milik teman kantor.
    Semoga mereka mendapatkan pencerahan dan berhenti merugikan orang lain.

  • lusia said:

    mas sarjana,
    saya tidak suka tampilan baru ini,
    diganti lagi dong kerenan yang kemaren …

    eh, siapa yang dijodohin dengan anakmu yang tampan itu ???
    *memasang wajah oon*

    qiqiqqiqi

    d

  • Codet said:

    Beragam sekali modus operandi penipuan, tapi kalau waspada tentu bisa dicegah. Tapi lagi, kelewat waspada pun jadinya buruk sangka. Dijaga keseimbangannya mungkin ya.

  • ajir said:

    ada-ada aja cara nyari duit.. :D weleh-weleh

  • lusia said:

    Comment lagi ah ^;&

    Aaah, saya mengerti sekarang kenapa berubah theme.
    SELAMAT ULANG TAHUN BLOG ya !!!

    qiqiqiqi.

    d

  • zee said:

    Walahhhh saya kira tadi saya masuk ke detikcom hahahaa…
    INi ga digugat ama detikcom nih pake tampilan begini? Kemarin pk tampilan fb, skrg ini. Canggih emang dahhh! :)

  • wiyono said:

    Ayo semangat lagi nge-blog, apalagi jalan jalan pagi udah ketemu konten berharga seperti konten sobat yang ini, sobat… saya undang untuk follow-followan, semoga undangan ini bersambut baik

  • vany said:

    jaman skrg makin kreatif ajah ya cara orang bwt cari duit…
    semoga dg baca tulisan ini, gak ada lg orang yg bakal ketipu dg biro jodoh ini ya…. :)

  • iccie said:

    Wahhhh bener bgt tu,,,klo kata orang bodoh bgt sih sampe kena tipu,memang keadaannya ga segampang yg mereka pikir…soalnya adiku juga pernah ketipu lewat tlp….hati2lah sekarang orang udah pada edan

    salam

  • Astaga.com lifestyle on the net said:

    aku nggak komen ttg penipuan tapi komen ttg blog ini.
    pertama lihat ini blog aku kirain detik dot com :d

  • shalimow said:

    manfaat supaya tidak terulang
    thnaks bos

  • blogdotblog said:

    oh gitu ya
    makaci ya

  • Amink said:

    selamat sore….

    salam kenal kunjungan perdana…
    buka blog ini jadi inget detik.com euy… :)
    muaannttaabsss…

    btw sempet bingung juga kalu liat orang sampai harus ke biro jodoh untuk mencari pasangan hidup, apa mereka tidak percaya dg Alloh??

  • Edwin's Personal Blog said:

    Wah wah makin kreatif penipu masa kini. Berbagai teknik, celah, dan metode dicari untuk menipu orang, utk kepentingan diri sendiri. Akibat dinamika zaman….

  • tyan said:

    kini banyak penipuan dengan berbagai modus…,

  • caride said:

    hmmm…penipu makin licik aja, thx for info…waspadalah

  • D-gadget said:

    terakhir kali saya dapet tlp penipuan dgn berpura2 sebagai polisi yg mengincar saya, mungkin maksudnya agar kita panik dan mau mengikuti petunjuknya…extra hati2 nih

  • Mukhtaruddin said:

    Wah penipu makin banyak za categorinya… mendingan take him out za yeng memang lagi rame :D

  • joko said:

    Dasar memang penipu segala cara akan dilakukan. Saya beri comment tentang cari jodohnya aja, ah. Memang saat masih lajang rasanya sulit benar nyari jodoh yang cocok. Tapi setelah married jadi sebaliknya, sulit menolak tawaran jodoh yang datang lagi belakangan. He…. He….. Makanya penipu tanggap dan mencoba mencari peluang lewat modus begini karena prakteknya tidak sedikit orang yang memang kesulitan benar mencari jodoh.

    Mantab! Templatenya persis detik com, Mas.

  • darahbiroe said:

    makasih infonya iya sekarang memang sangat amat banyak sekali penipuan dengan berbagai trik

    berkunjung dan diitunggu kunjungan baliknya terima kasih :D

  • klikalfon said:

    jodoh kan di tangan tuhan kalo ditangan biro jodoh ya wajar kejadiannya kaya gini :)

  • supriatno said:

    Zaman sudah edan…
    susahnya cari duit di Jakarta!

  • Hajier said:

    Saya kira salah alamat, kok masuk detik.com, ternyta….

    Penipuan semakin semarak dengan berbagai cara. Jadi… Waspadalah, waspadalah…..

  • iiN said:

    wah ganti template yaaaa… ?!

  • jejak annas said:

    usahanya bagus menolong orang malah kreatif banget, sampe jemput bola. tapi sayang, ya emang sayang banget koq ada jodoh itu jadi kedok penipuan…..

    yah untuk terhindar dari penipuan cara gitu buruan nikah mas. ato ikut tak celebrity out aja he he e

  • mandor tempe said:

    benar-benar kreatif banget itu penipunya. Sudah pake acara mencari jodoh segala. Namun tetep kudu waspada jika menyangkut ATM dan nomer pin, waspada akan penipuan.

  • th3sea said:

    huu… jaman sekarang emang gila2 penipunya…
    waspadalahhhhhhhh waspadalahhhhhhhhhhh hahaha…

  • ravimalekinth said:

    Paling kalau diterusin ujung-ujungnya minta tolong ditransfer via ATM sementara dia membimbing lewat telpon. Bukannya di tranfsfer duit yang ada malah kita yang transfer ke dia. Lagu lama ah!

    :lol: :lol: :lol: :lol: :lol:

  • ShiddiqBlog Dot Com said:

    wah.., kasihan bener ya kalo kena tipu…,
    mungkin harus lebih bersabar dalam mencari jodoh…

  • achoey said:

    untung saya gak ikut2 biro jodoh hehe

  • Aneka Tips said:

    Wah bisa gitu yah,,,hmmm kalau saya sih dapat telp gitu pasti langsung ditutup

  • maryam said:

    jodoh mah ga akan kemana … tapi dimana …
    hahay!!!

  • tuteh said:

    Mungkin itu lah yang disebut dengan jodoh di tangah Tuhan… wkwkekeke… kalo dipaksa2 mungkin jadinya malah kita kena tipu :P

  • azzaam said:

    wuah, modusnya keren-keren…
    Makin pinter aja penipu zaman sekarang :D

  • - H - said:

    ini cara lama bukan?

  • 'dee said:

    ck ck ck… makin macam2 aja gaya para penipu itu ya. thanks for the info… d.~

  • boneth said:

    klo saya yang ditawarin gituan, pasti langsung kalap dan ngasih2 ajah..

    hahahaha.. namanya nggak bisa nolak rejekiii.. :D :D

  • aplikasi android said:

    ketemu . . ini detik ya…
    yahh ga nyambung lagi deng

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.


Copyright © 2010 anakkrim.info | The Detikclone theme is clone from detik.com by Me